Tag Archives: lufita

Jamin Rasaku Untukmu Lufita Rana Prasantya

Lufita Rana Prasantya satu-satunya wanita yang aku cintai dalam hidupku selama dari awal bertemu sampai saat ini dan sampai akhir hayatku jika kamu mau menjadi istriku. Sebuah lagu ingin kunyanyikan untukmu walaupun tak dihadapanmu.

Ahmad Wafa dan Lufita Rana Prasantya

Ahmad Wafa dan Lufita Rana Prasantya

Jamin Rasaku

Aku, aku tak mau melepaskanmu karena ku tahu
Bahwa kaulah tangisanku, engkaulah tawaku
Kau yang ku mau

Bila engkau jauh, janganlah menjauh
Terus ingat aku dan jamin rasaku
Bila engkau dekat, teruslah mendekat
Tetaplah disini tepat disampingku

Lihat hujanpun turun
Begitu deras begitu lebat
Itulah titik airnya
Sebanyak itulah rasa untukmu

Bila engkau jauh, janganlah menjauh
Terus ingat aku dan jamin rasaku
Bila engkau dekat, teruslah mendekat
Tetaplah disini tepat disampingku

Bila engkau jauh, janganlah menjauh
Terus ingat aku dan jamin rasaku
Bila engkau dekat, teruslah mendekat
Tetaplah disini tepat disampingku

Bila engkau jauh, janganlah menjauh
Terus ingat aku dan jamin rasaku
Bila engkau dekat, teruslah mendekat
Tetaplah disini tepat disampingku

Andainya aku bisa dan ada waktu, sungguh inginku nyanyikan dihadapanmu secara langsung, namun mungkin sekarang bukanlah waktu yang tepat untuk itu, sekarang aku hanya bisa berdiam diri dan melihatmu senantiasa menunggumu sampai nanti.

Aku selalu mencintaimu.

Puisi Cinta untuk Lufita Rana Prasantya

Lufita Rana Prasantya, wanita yang aku sayangi dalam hidupku, aku ingin membuat sebuah puisi untukmu.

Ahmad Wafa Love Lufita Rana

Ahmad Wafa Love Lufita Rana

Kesempurnaanmu

Kamu yang sungguh sempurna di mataku
hatiku mulai tenang jika kamu ada di sampingku
hatiku akan rapuh jika kamu tak ada di sampingku
apa yang harus aku lakukan tanpa hadirnya dirimu

Canda dan tawa mu sangat terngiang di dalam lubuk hatiku
Teringatku pada waktu kamu ada di samping ku
Kamu menemani diriku ini dengan penuh ke hangatan
Menghilang semua rasa sedih dan sepi yang kurasakan

Menghilangkan semua kegelisahan yang selalu selimuti hatiku
Namun jika kamu pergi, entah apa yang bisa ku lakukan tanpamu
Kamu begitu indah, dan akan tetap indah selamanya.
Aku akan selalu setia menunggu mu di sini

Sampai saatnya waktu akan mempertemuankan aku dan kamu
Aku berdoa tiada hentinya ku curahkan untukmu
Agar kamu bahagia dengan hidupmu…..
Walaupun air mata menetes tak terhentikan untukmu

Namun aku yakin air mata ini adalah air mata ketegaran
Jangan pergi kekasih hatiku!! teriakan yang begitu hebat dalam hatiku.
Walaupun kamu tak disampingku tapi kenangan mu akan tetap ada
di dalan lubuk hatiku untuk selamanya.

Itulah puisi yang tercipta di hari-hariku sebelum kamu kembali ada disampingku, aku begitu rapuh tanpa dirimu, salahkan aku yang terlalu mencintai dirimu? dan berharap kamu menjadi milikku untuk selamanya!!!

Aku Mencintaimu Setulus Hatiku

Lufita Rana Prasantya, Andainya kamu tahu isi hatiku yang selalu menginginkan kehadiranmu satu dalam hidupku, betapa tulusnya cinta kasihku untukmu, betapa besarnya harapanku untuk hidup bersamamu. Sanggupkah kamu melihat besarnya kasih yang ku berikan untukmu, aku bukan hanya sekedar berkata-kata indah saja, tapi aku mewujudkannya. Ketika kamu membutuhkan diriku, aku selalu berusaha sebisa mungkin untuk selalu ada untukmu dan itu hanya untuk dirimu seorang.

Lufita Rana Prasantya

Lufita Rana Prasantya

Sebuah kisah yang kita mulai dengan indah namun harus berpisah, sakit itu pasti kurasakan, bercermin itu yang ku lakukan. Apapun yang kulakukan seolah tak membuatmu mencintai diriku, bahkan aku sampai merelakan sakit hatiku demi untuk dirimu, semua aku korbankan untukmu, sampai saatnya aku harus mengorbankan perasaanku sendiri.

Waktu demi waktu berlalu kita bertemu dan berpisah, walaupun aku tidak menginginkan perpisahan, tapi hati ini selalu merasakan sakit ketika melihat kamu bersama dengan yang lain, aku juga selalu bertanya kepada diriku sendiri, apakah salahnya diriku sampai mendapat luka yang seperti ini.

Sekian tahun lamanya aku tak melihat senyum manismu yang selalu terbayang di setiap hari dan setiap waktuku tanpa hadirnya dirimu, kini kamu kembali lagi, aku senang karena kamu kembali, aku sedih karena kamu terluka.

Haruskah aku memohon padamu agar jangan pergi lagi dari hidupku ? yang aku inginkan hanya bersamamu. Yang aku harapkan bukan belas kasihan supaya dicintai olehmu, tapi ketulusan hatimu menyayangiku. Dalam hidupku, mencintaimu adalah hal yang terindah.

Aku hanya ingin kamu mengerti, yang tulus mencintai dirimu dan menyayangimu itu adalah aku bukan mereka yang hanya bisa berkata cinta dan sayang saja kepadamu. Bisakah kamu melihat perjuanganku untukmu, pengorbananku untuk hidupmu, adakah semua itu berarti bagimu, dan bisakah kau sadari itu.

Aku harap kita bisa menjalani hidup bersama sampai tua nanti, biar maut yang memisahkan, bunuhlah aku jika aku mencoba untuk menduakanmu. I Love You Lufita Rana.